Tampilkan postingan dengan label Ayah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ayah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Oktober 2012

Tiga Hal Dalam Contoh 1 Interaksi by @noveldy 29092012





1. Memperhatikan 3 orang anak yg sedang berinteraksi di depanku... Terlihat sekali bedanya...

2. Kita namakan mereka A, B dan C. Saat A dlm kandungan, ortunya konflik berat. Alhamdulillah skrg sdh baik

3. Si B, sejak dlm kandungan ortunya konflik dan belum sls smp skrg... Sdgkan si C, ortunya relatif tdk bermslh, tdk konflik

4. Terlihat skl bedanya... Yg plg terlihat, si C yg ortunya tdk konflik, terlihat sangat ceria, enerjik, energinya positif     

5. Si B, yg smp skrg ortunya msh konflik, punya peringai sngt keras, tidak mau mendengar, punya kesulitan komunikasi 

6. Sdgkan si A, emosinya masih labil... Kdg naik, kdg turun... Kdg 'sadar', kdg khilaf

7. Sedih melihat ortu si B yg sptnya sdh apatis, utk memperbaiki hub diantara mereka berdua

8. Sadarkah mrk, apa akibatnya bg sang anak? Sadarkah mrk, bhw yg dibutuhkan anak bkn hanya kebutuhan fisik? 

9. Sadarkah mrk, keengganan ortunya utk tumbuh bs berakibat buruk buat perkembangan sang anak? 

10. Sadarkah mrk, anak itu amanah? Yg suatu saat nanti akan dimintai pertanggungjawabannya? 

11. Sadarkah mrk, saat ini sdg menciptakan bom waktu di keluarga kecil mrk? 

12. Sadarkah mrk, saat ini sdg 'memprogram' anaknya menuju kehancuran emosional? Yg akan menyulitkan anaknya stlh dewasa? 

13. Sayangnya smp saat ini sptnya sang ortu blm sadar, atau lbh tepatnya menutup hati mrk :(

14. Msh punya pemikiran, kalo ortunya bermasalah, tdk akan berimbas kpd anak? Think again, tweeps... Think again... 

15. Buat yg tadi bertanya, apakah si A & B hidupnya pasti bermasalah? Kemungkinan besar iya... Apakah bs berubah? Bisa! 

16. Caranya? Selama si A dan B sadar kalo programming yg dimilikinya bermasalah, dia hrs merubah programming yg ada...

Jumat, 23 September 2011

Rahasia Antara Anak, Ayah dan Kata-kata




Masih adakah para ayah yang mengerti kata-kata anak-anak mereka?

Ada dua jawaban untuk pertanyaan di atas. Pertama, ada sedikit ayah yang mengerti kata-kata anaknya. Para ayah ini asyik bermain dengan kata-katanya sendiri bahkan ketika mereka bersisian dengan anak-anak mereka. Selama ini semua kata-kata yang mereka keluarkan bukanlah milik mereka sendiri.

Kedua, ada mulai banyak ayah yang bekerja keras mengerti kata-kata anak-anak mereka. Inilah rombongan ayah yang sedang menuju khittah peran ayah sesungguhnya. Mereka mengakui bahwa anak-anak mempunyai kata-kata sendiri sesuai dengan zamannya.

Lantas, apa saja kiat untuk bisa mengenal, memahami dan memaknai setiap kata-kata anak?

Berhenti Mengeluarkan Kata-kata dan Mulai Bertanya
Berhentilah melontarkan terlalu banyak kata-kata ketika berdialog. Hangatkanlah percakapan dengan pertanyaan-pertanyaan terbuka yang meminta anak untuk berbicara dan menjelaskan. Bukan pertanyaan tertutup yang hanya meminta respons ‘ya’ atau ‘tidak’.



Menyimak Secara Aktif
Sebagai penyimak aktif, ayah perlu menunjukkan bahwa ayah betul-betul berminat pada percakapan anak. Kunci ada pada usaha tulus dan ikhlas untuk menyerap apa yang anak katakan dan rasakan.

Menyimak (listen) tidak sama dengan mendengar (hear). Menyimak adalah usaha aktif untuk menyerap dan memahami fakta-fakta dan perasaan yang mendasari ucapan. Simaklah dengan telinga. Dengarkan dengan tubuh. Anggukkan kepala. Lihat kepada anak. Buka jarak dengan anak dan dorong ia secara verbal untuk terus berbicara.



Memberi dan Mengambil
Dengan latihan, percakapan sederhana dan mudah akan menjadi alami bagi ayah.
    Ada beberapa hal yang perlu ayah kembangkan dan perbaiki dalam percakapan dengan anak:
     - Ingin tahu dan tunjukkan kepedulian yang ikhlas pada anak.
     - Dorong anak agar berbicara dengan cara memberikan feedback kalimat secara tulus. 
    - Teruslah berbicara sampai ayah menemukan kesamaan minat, tujuan dan pengalaman, serta dapat berkomunikasi dengan semangat, pengetahuan, dan minat.
     - Bicaralah dengan jelas dan yakin. 
     - Kurangi kecepatan berbicara. 
     - Carilah info untuk selalu memperbaharui pengetahuan tentang apa yang terjadi pada anak saat ini. 

     Majalah Ummi No. 5/XXIII/September 2011 – Kolom Ummi Sahabat Ayah, oleh Irwan Rinaldi